Friday, January 11, 2019

Trip report dan Wisata Kuliner ke Banda Aceh (part1)

Ini adalah sebuat trip report perjalanan ke Banda Aceh yang dilakukan sudah agak lama, yaitu Kamis, 19 Juli 2018 dimulai dari Bandara Internasional Juanda dengan pesawat lion air JT 571 SUB 06.45 - CGK 08.15, dari terminal T1 Juanda. Setelah memasukkan koper dan lapor di tempat check in, dan jam 06.15 sudah boarding karena harus menggunakan bus, saat itu terpakir cukup jauh sehingga tidak menggunakan garbarata. Setelah boarding, take off  on time dan pesawat mendarat tepat waktu di Bandara Internasional Soekarno Hatta. Selama perjalanan cuaca cukup nyaman jarang goncangan dan seat pada saat itu cukup penuh. Pesawat landing di terminal 1A Bandara Soekarno Hatta.

Saat itu karena menjelang pelaksanaan multievent olahraga terbesar di Asia yaitu Asian Games maka di seluruh bandara dipenuhi pernak pernik Asian Games berupa poster maskot dan sejenisnya. Oh ya, di Jakarta ini transit 3 jam dengan pesawat yang sama untuk melanjutkan penerbangan ke Banda Aceh, berhubung masih ada waktu akhirnya mencoba fasilitas terbaru di Bandara Soekarno Hatta yaitu SkyTrain Bandara yang menghubungkan T1, T2 dan T3 ultimate.

Kereta tanpa pengemudi ini berjalan otomatis dengan jadwal perjalanan yang tepat waktu. Menarik memang, salah satu usaha untuk menjadikan Bandara Soekarno Hatta berkelas layaknya Bandara Changi di Singapura. Proyek Skytrain ini sendiri menghabiskan biaya hingga 1 trilyun rupiah. Mungkin dimasa depan kereta perkotaan bisa seperti ini ya, tanpa perlu masinis namun on time. Sedikit bermimpi di Surabaya Sidoarjo punya kereta kayak gini gapapa lah ya. Untuk jadwal skytrain ditiap-tiap terminal termasuk jadwal kereta bandara bisa menggunakan aplikasi "Indonesia Airport" sudah ada di playstore.

Perjalanan dilanjutkan dengan penerbangan beirkutnya dengan maskapai yang sama, take off jam 11.50 kemudian transit di medan sekitar 1 jam dan terbang kembali hingga mendarat di Bandara Banda Aceh jam 16.00. Penerbangan sebenarnya cukup nyaman namun goncangan lumayan saat penerbangan dari Medan ke Banda Aceh maklum saat itu cuaca di sekitar Medan dan Aceh sudah mulai diselimuti awan tebal. Berbeda memang dengan di Surabaya di bulan Juli masih berada di puncak musim panas.

Setelah tiba di Banda Aceh, tunggu sekitar 30-40 menit akhirnya bagasi keluar. Di sekitar Bandara Sultan Iskandar Muda ini memang tidak ada taksi seperti blue bird, dkk. Hanya ada taksi yang dikelola dan menggunakan seragam resmi. Meskipun mobilnya cukup beragam ya ada avanza, xenia. Mereka juga mau mengeluarkan tarif resmi yang sudah terpampang di Bandara tersebut ke berbagai daerah di Banda Aceh. Sebenarnya ada bus kota Trans Kutaraja, atau Trans Aceh lah namun bingung juga karena sepertinya bus ini tidak banyak dan tidak terlihat di Bandara tersebut. Untuk taksi-nya mereka mau menuliskan bukti pembayaran bila diminta. Saat itu perjalanan dari Bandara Sultan Iskandar Muda ke Hotel tempat saya menginap yaitu Hadrah Hotel yang berada berseberangan dengan Hotel Hermes menghabiskan sekitar 100 ribu. Perjalanan menuju ke Banda Aceh lumayan jauh namun jangan dibayangkan seperti di Surabaya yang macet ya, disana meskipun jarak lumayan namun waktu tempuh masih cepat sekitar 30 menit.

Hotel Hadrah cukup menarik karena hotel ini sebenarnya berada di atas kedai atau cafe kopi. Sehingga bagi anda yang suka kopi lumayan ada kafe dibawahnya tidak perlu pergi terlalu jauh. Namun karena saya bukanlah penikmat kopi sehingga tidak memutuskan mencoba, sayang sekali memang jauh-jauh ke aceh tapi tidak minum kopi aceh. Setelah istirahat dan sholat, kemudian iseng-iseng cari tujuan wisata atau kuliner yang masih buka berhubung saat itu sudah sekitar jam 17.00 sore ya. Oh ya jam 17.00 sore mungkin kalau di Surabaya seperti jam 15.00 masih cukup panas dan terik, karena disana Maghrib pun diatas jam 19.00 dimana di Surabaya pada pukul segitu sudah masuk ke waktu Isya.

Tujuan pertama kita Mie Goreng paling terkenal di Banda Aceh, menurut beberapa orang yang me-review nya, Mie Rajali ini yang paling enak dan terkenal... (bersambung)

_Surabaya_11_01_2019_


Monday, December 31, 2018

2018, tahun bencana bagi Indonesia?

Tahun 2018 sebentar lagi akan kita lalui, dan 2019 sudah ada di gerbang pintu, tulisan ini dimulai 21.18 dimana sebagian kota besar di dunia sudah memasuki tahun 2019 seperti kota Sydney di Australia dan beberapa kota lainnya. Tahun baru pasti akan meninggalkan tahun yang lama, seperti kebiasaan pada umumnya sebagian besar masyarakat kita akan merayakan tahun baru baik di rumah, hotel, tempat wisata dan sebagainya. Namun sebenarnya yang perlu kita perhatikan dalam setiap perjalanan waktu baik itu hari. bulan bahkan tahun adalah apa yang sudah kita perbuat, apa yang bisa kita perbaiki dan apa yang akan kita lakukan di tahun yang mendatang. 

Tahun 2018 meninggalkan banyak suka duka layakanya perjalanan hidup manusia yang akan selalu berputar. 2018 bagi Indonesia yang harus kita renungkan adalah banyaknya bencana yang datang di negeri ini. Gempa bumi di Lombok, tsunami dan gempa bumi di Palu, tsunami Selat Sunda, jatunya JT 610 dan masih banyak bencana lainnya lagi. Bencana memang merupakan kehendak yang Maha Kuasa, tiada satupun orang yang bisa menghalanginya. Tapi dibalik itu semua bencana bisa berarti sebuah ujian, teguran ataupun hukuman bagi kita semua.

Indonesia memang dikelilingi ring of fire salah satu wilayah kepulauan paling berbahaya di dunia. Hampir setiap jengkal tanah di republik ini siap berguncang dimanapun berada. Sebenarnya nenek moyang kita sudah memikirkan masalah ini sejak dulu kala. Terbukti dengan desain bangunan tradisional di masing masing daerah. Rumah di aceh desain dengan rumah panggung yang berasal dari kayu dimana saat ada getaran gempa atau bahkan tsunami tentu akan lebih bisa bertahan dibandingkan rumah modern yang tanpa kaki-kaki bahkan terkadang dibangun tanpa desain yang kokoh. Rumah adat di daerah lombok, papua pun sama, Logika sederhana saya dengan bangunan seperti itu akan lebih meminimalkan korban jiwa dibandingkan dengan bangunan dari beton. 

Pelajaran sederhana ini sebenarnya mungkin bisa memperkuat bahwa negeri ini sudah akrab dengan bencana sejak ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu. Sayangnya pelajaran tentang kebencanaan di negeri ini masih kurang. Saya sendiri yang bersekolah dasar di tahun 90-an dan sekolah menengah serta pendidikan tinggi di tahun 2000-an belum pernah mendapatkan materi kebencanaan ini, tentu hal ini berbeda dengan saudara jauh kita di Jepang yang kebetulan juga memiliki riwayat kebencanaan dan resiko bencana yang hampir sama dengan kita karena terletak di cincin api Pasifik. Jepang sudah mengajarkan tentang bencana sejak dini bahkan sejak sekolah dasar, sistem bencana disana juga sudah selangkah lebih maju dimana saat terjadi gempa maka pemerintah akan mengirimkan notifikasi berupa sms email untuk memastikan apakah warganya selamat. 

Tsunami di Indonesia menurut NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration) sebuah lembaga sains di US mencatat tsunami pertama yang tercatat di Indonesia ada di Laut Jawa pada tahun 416, namun tidak ada data mengenai ketinggian tsunami dan korban jiwa saat itu. Tsunami terus terjadi dan yang paling terkenal disaat dunia beranjak ke modernisasi adalah tsunami akibat letusan gunung Krakatau tahun 1883 dimana air laut naik setinggi 41 meter dan menelan korban jiwa hingga 36.000. Gempa dan tsunami terbesar yang menerpa Indonesia adalah 26 Desember 2004 di Aceh dan pesisir barat Sumatra dimana lebih dari 200.000 orang yang meninggal. Kini di tahun 2018 tsunami kembali menerpa Indonesia. Korban jiwa masih tetap berjumlah ribuan. Bahkan tsunami selat Sunda di akhir bulan Desember ini adalah salah satu tsunami yang sangat langka dan jarang terjadi. Disinilah kadang manusia harus selalu siap bahwa bencana bisa saja terjadi tanpa peringatan, tanpa ada persiapan apapun. Sehingga tahun 2018 apakah tahun bencana bagi Indonesia? mungkin tidak, mungkin juga iya, karena negeri ini sudah akrab dengan bencana sejak republik ini belum berdiri. Kita sebagai manusia haruslah selalu memperbaiki diri, menjaga alam, dan tentunya harus selalu siap karena dimanapun bencana tetap mengancam kita semua.

_Kediri_31122018_


Sunday, March 23, 2014

Tips Cara Menyusun Daftar Pustaka di Microsoft Office

Microsoft Office merupakan software yang paling banyak digunakan di seluruh dunia untuk pemrosesan kata. Dalam penyusunan sebuah tinjauan kepustakaan terutama pada makalah ilmiah kita sering disulitkan dengan pengaturan daftar pustaka dan citasi. Microsoft Word sudah menyediakan cara penyusunan kepustakaan yang mudah dan dibedakan berdasarkan dari jenis sumber pustaka. Disediakan dari buku, jurnal, bagian buku, majalah maupun dari web. Berikut cara mudah menyusun daftar pustaka di Microsoft Office. 

  1. Buka pada Refferences, Insert Citation
  2. Silahkan pilih jenis sumber Type of Source, dan lengkapi datanya
  3. Tips untuk penulisan Author, langsung diformat dengan penulisan citasi, misal Jordan M, Lee B, dst.
  4. Lainnya cukup diisi seperti biasa
  5. Format penulisan pada Microsoft Office ini menggunakan sistem harvard.
  6. Setelah semua selesai, maka otomatis akan keluar nama dan tahun pada citasi, misal (Jordan M,2005)
  7. Apabila ingin menampilkan semua pada daftar pustaka cukup klik Bibliography maka semua tersusun secara berurutan menurut abjad. 

Jadwal & Harga Tiket Kereta Eksekutif Bisnis Surabaya Malang

Kereta Api Eksekutif Bima Surabaya-Malang Rp. 30.000

Berangkat Stasiun Gubeng               : 06.30
Sampai di Stasiun Malang                : 08.31

Kereta Api Eksekutif Bima Malang-Surabaya Rp. 30.000

Berangkat Stasiun Malang               : 14.25
Sampai di Stasiun Gubeng               : 16.27

Kereta Api Bisnis Penataran Ekspress Surabaya-Malang Rp. 25.000

Berangkat Stasiun Gubeng               : 07.10
Sampai di Stasiun Malang                : 09.18

Berangkat Stasiun Gubeng               : 17.45
Sampai di Stasiun Malang                : 19.53

Kereta Api Bisnis Penataran Ekspress Surabaya-Malang Rp. 25.000

Berangkat Stasiun Malang               : 04.30
Sampai di Stasiun Gubeng               : 06.37

Berangkat Stasiun Malang               : 15.10
Sampai di Stasiun Gubeng               : 17.17

Sumber: https://tiket.kereta-api.co.id/

Dropbox, Tips Berbagi File Kuliah Gratis Satu Kelas

Saat ini penggunaan media elektronik bisa menghemat penggunaan kertas. Naskah kuliah dari dosen yang biasanya berupa handout sekarang banyak yang diberikan dalam bentuk elektronik. Jika anda ingin berbagi file kuliah dalam satu kelas, dengan mudah, dan cepat. Anda bisa menggunakan dropbox, berikut caranya. 

  1. Buat account di www.dropbox.com, email dan password nya lebih baik dibuat baru, karena disebarkan untuk semua dan dicatat.
  2. Prinsipnya siapapun bisa mengakses dropbox dengan email dan password yang sama, jadi dalam satu kelas bisa mengakses ke file yang sama jika memiliki email dan password yang sama.
  3. Bagikan email dan password tersebut ke satu kelas.
  4. Upload secara berkala materi kuliah yang diberikan dosen, dengan catatan kurangi dan modifikasi size sebisa mungkin untuk menghemat kapasitas.
  5. Dropbox bisa diakses dari berbagi smartphone, hati-hati jangan meng-sychronize smartphone anda dengan dropbox, karena dapat mengakibatkan file dari smartphone anda termasuk foto pribadi akan masuk ke dropbox dan dilihat semua orang.
  6. Sebaiknya akses dropbox dari web langsung dan tidak perlu mendownload aplikasi khusus untuk menghindari file pribadi masuk ke dalam sistem dropbox.
  7. Setiap peserta kuliah harus bertanggung jawab terhadap email dan password yang dimiliki, termasuk menjaga semua kerahasiaan di dalamanya.
  8. Peserta bisa menggunakan email dan password nya untuk mendownload, baik satu per-satu, maupun langsung secara keseluruhan.
  9. Selamat berbagi files, dan tentunya perhatikan hak cipta dari dosen kalian semua, dengan berbagi files secara elektronik maka kita berperan dalam menjaga bumi kita tetap hijau, 

Museum Tugu Pahlawan, Wisata Surabaya

Tugu Pahlawan dibangun untuk memperingati peristiwa pertempuran Surabaya. Tahun 1945 tepatnya pada bulan Oktober-November terjadi pertempuran hebat di Surabaya. Lebih dari 10.000 orang tewas. Pertempuran ini diabadikan dengan mendirikan Tugu Pahlawan. Pada jaman Presiden Abdurrahman Wahid, diresmikan museum Sepuluh November Surabaya yang berada di belakang Tugu Pahlawan.

Pada museum ini, anda dapat menyaksikan pertempuran tersebut secara singkat. Ada diorama yang dilengkapi dengan audio yang menggambarkan pertempuran tersebut. Pidato Bung Tomo yang termashyur tersebut dapat anda dengarkan juga dengan jelas. Museum ini buka setiap hari kerja, pada jam kerja dengan tiket masuk sebesar 5000 rupiah. Bagi anda yang dapat dengan grup bisa mendapatkan diskon. Dan bagi pelajar atau mahasiswa yang membawa Kartu Mahasiswa maka akan mendapatkan diskon 100 persen alias gratis. Jadi jika anda pergi ke Surabaya jangan lupa untuk menyempatkan waktu mengunjungi museum Sepuluh November Surabaya. 

Saturday, March 22, 2014

Tips Memilih Jurusan Kuliah

Musim penerimaan mahasiswa baru akan tiba, masih banyak yang bingung akan mau masuk kemana. Memang benar mungkin jurusan kuliah menentukan jurusan kuliah mungkin juga tidak. Karena banyak juga lulusan teknik atau dokter yang justru alih profesi menjadi pengusaha, politisi dan lain sebagainya. Intinya peluang sukses dan gagal ditiap bidang sama. Pepatah cerdas mengatakan kemampuan melihat masa depan itu yang menentukan kesuksesan.

Coba renungkan apa yang akan terjadi pada dunia 10-20 tahun lagi ketika anda berada dalam puncak karir. Ketika anda bisa melihat itu dengan tepat, maka anda pasti akan tahu jurusan apa yang terbaik. Jurusan terbaik tentu banyak peminat, saingan dan tidak mudah untuk masuk. Apakah anda akan menyerah dan memilih tidak kuliah? Salah besar, karena kuliah tidak hanya menentukan ilmu apa yang anda kuasai namun lebih dari itu membangun kemampuan ilmiah anda, membangun kemampuan analisis anda yang bisa anda gunakan dalam menjalani setiap permasalahan kehidupan.

Jika anda masih bingung juga, coba tanyakan pada orang tua anda. Orang tua punya visi dan misi yang tentu tidak akan membuat anaknya menderita. Apapun yang orang tua inginkan biasanya berujung pada kebaikan namun cara penyampaian kadang kurang tepat sehingga anda tidak dapat memahami. Saat ini cara termudah untuk masuk ke perguruan tinggi negeri tentunya melalui jalur umum, yang tentu akan mahal karena sistem subsidi silang mau tidak mau harus ditanggung oleh yang mengambil jalur ini. Jika kemampuan finansial terbatas maka tingkatkan kemampuan otak dan tentunya berdoa agar bisa mengambil melalui jalur snmptn maupun jalur sbmptn yang jauh lebih murah bahkan gratis.

Intinya pahami keadaan anda, tentukan masa depan anda, dan berjuanglah. Apapun itu semua hanya bisa diraih dengan kerja keras, kegigigan dan perjuangan tiada henti. Semoga anda bisa memasuki jurusan kuliha yang anda inginkan. Selamat Berjuang!

Keseimbangan Hidup, Tips Sehat

Kesehatan sudah menjadi barang yang mahal harganya di dunia ini. Tidak melulu soal harga yang harus dibayar ketika sakit, namun penderitaan ketika sakit tidak akan bisa dibayar dengan uang berapapun. Itulah kenapa kesehatan adalah harga yang luar biasa berharga. Tak mungkin kita bisa makan, tidur, pergi, membangun hubungan yang sehat jika diri kita sakit. 

Banyak yang beranggapan bahwa untuk sehat harus selalu minum obat setiap hari, minum supplemen setiap, tidur berlebihan, makan makanan tertentu yang berlebihan. Anggapan ini semua tidaklah semua benar. Tubuh kita sudah diberikan kesempurnaan oleh Tuhan tentang homeostatis (keseimbangan). Keseimbangan yang jika bergeser pasti akan memberikan efek. Sistem imunitas (kekebalan tubuh) misalnya, jika berlebihan akan menyerang tubuh anda sendiri dan menyebabkan tubuh anda dirusak oleh diri sendiri. Namun sebaliknya, jika sistem imunitas anda kurang maka akan mudah terserang berbagai penyakit, baik oleh virus maupun patogen lain.

Masyarakat modern yang cenderung hedonis, mementingkan kesenangan dunia dengan segala caranya juga memicu timbulnya berbagai penyakit masa kini. Diabetes mellitus, penyakit jantung koroner, kanker banyak disebabkan oleh gaya hidup yang tidak baik. Makan makanan yang mahal (mewah) belum tentu lebih sehat daripada makanan di pasar yang dijual oleh pedagang kecil di desa. Mementingkan karir berlebihan dan menunda membangun keluarga juga menimbulkan efek psikologis yang tidak baik dalam keseimbangan jiwa. Intinya banyak hal dalam hidup kita yang harus balance, antara kerja, istirahat, rekreasi, dan banyak hal lainnya. Tentu ini semua akan lebih sempurna jika kita juga menyeimbangkan antara kehidupan dunia dan kehidupan kelak setelahnya. Karena akan memberikan ketenangan batin yang akhirnya juga membantu kesehatan fisik itu sendiri. 

Friday, March 21, 2014

Tertib Lalu Lintas di Surabaya dan Sidoarjo

Tertib lalu lintas merupakan budaya yang baik. Bahkan sudah seharusnya bagi kita untuk tidak hanya tertib namun juga mempunyai etika dalam berkendara. Surabaya dan Sidoarjo adalah dua kota yang sangat terkenal dengan disiplin lalu lintas. Beberapa orang mengeluhkan dengan seringnya razia polisi dan banyaknya tilang yang diberikan di dua kota ini. Coba bandingkan dengan kota anda, Polantas di dua kota ini patut diacungi jempol, yah suka tidak suka memang peraturan lalu lintas harus ditegakkan. Kita meski mungkin kesal dengan hal ini, namun harus tetap mendukung kampanye tertib lalu lintas. Jadi bagi kalian yang berasal dari luar kota dan akan berkendara di Surabaya maupun Sidoarjo kenali dan taati rambu rambu lalu lintas. 

Sepeda motor misalnya, menyalakan lampu di siang hari di dua kota ini adalah hal biasa. Dan bahkan wajib, beberapa orang menganggap hal ini pemborosan. Coba hitung harga sebuah bohlam lampu sepeda motor anda dengan nyawa anda atau bahkan biaya untuk berobat di rumah sakit. Sangat jauh dan mahal. Lampu lalu lintas juga sangat banyak di kota ini, belum lagi adanya lampu di setiap zebra cross untuk penyebrangan. Maka mau tidak mau sebelum anda ke kota ini, sebaiknya bertanya dahulu tentang suasana kota. Bagi yang baru pertama di kota ini perhatikan betul rambu rambu, larangan, dan anjuran. Banyak juga jalan yang lurus langsung maupun belok kiri langsung. Namun banyak juga yang sebaliknya. Intinya jika anda tidak ingin mendapatkan tilang (bukti pelanggaran) dari polisi maka taati peraturan lalu lintas, dan sebaiknya jaga etika berkendara kalian. Karena bangsa yang maju sudah terbiasa tidak hanya taat aturan namun juga beretika. 

Cara Menyembunyikan Terakhir Online (Last Seen) di Whatsapp

Whatsapp sebagai salah satu aplikasi messenger yang paling banyak dipakai saat ini. Whatsapp menggunakan cara yang cukup unik untuk mengetahui apakah teman chat kita sedang online atau tidak. Pada whatsapp berbeda dengan line dan BBM yang menggunakan read dan sent. 

Untuk menyembunyikan kapan kita terakhir membuka whatsapp kita bisa mengubah setting last seen kita. Caranya:

  1. Masuk menu utama
  2. Setting
  3. Account
  4. Privacy
  5. Last Seen, cek ke nobody
Maka orang lain tidak akan mengetahui kapan anda masuk dan mengecek pesan di whatsapp anda. Untuk bisa menggunakan ini maka update whatsapp ke versi terbaru. 

Monday, March 17, 2014

Jadwal Kereta Stasiun Gedangan Sidoarjo

Berikut Jadwal Kereta lengkap dari Stasiun Gedangan Sidoarjo,

Komuter Tujuan Surabaya,

06.04
16.03
19.35

Komuter Tujuan Porong

11.32
17.54

Penataran Tujuan Surabaya

06.34
09.01
14.07
18.27

Penataran Tujuan Malang

05.33
07.45
11.24
16.50
19.45


Monday, December 9, 2013

Cashless Society in Indonesia

Cashless society bisa diartikan kehidupan masyarakat yang tidak lagi menggunakan uang tunai. Saat ini Indonesia sedang berkembang menuju arah cashless society. Disadari atau tidak, alat tukar semakin berkembang dari masa ke masa. Dulu kita mengenal sistem barter, barang dagangan langsung ditukar dengan barang yang lain. Beras 1 kg ditukar dengan sayuran dan lain sebagainya. Kemudian berkembang uang, duit, yang masih kita kenal hingga saat ini. Uang diperkenalkan oleh bangsa penjajah pada masanya. Mata uang asing lah yang saat itu berlaku di Indonesia. Mata uang portugis yang pertama kali pernah dipakai di Indonesia, dan setelahnya ada mata uang dari bangsa Belanda yang semakin berkembang karena adanya kongsi dagang masa itu yaitu VOC. 

Uang yang kita kenal saat ini sudah banyak berubah. Mata uang kita dahulu senilai 1 rupiah, 5 rupiah namun kini telah mencapai ratusan ribu. Ini berarti inflasi kita yang sudah sangat luar biasa. Seharusnya jika Indonesia bisa menjaga inflasi atau bahkan jika perlu deflasi maka tanpa adanya kenaikan gaji tiap tahunnya masyarakat kita akan jauh lebih sejahtera. Kembali ke topik cashless society. Secara prinsip memang seharusnya memudahkan antara pembeli dan penjual, pengguna dan penyedia jasa. 

Beberapa layanan cashless yang sudah banyak kita kenal kartu debit, kartu kredit, kartu prabayar, ecash, paypall dan banyak lagi yang lain. Pengalaman saya menggunakan layanan tersebut lumayan beragam (kecuali kartu kredit, belum pernah). Kartu debit saat ini nilai minimal transaksi nya sudah sangat minim beberapa hanya meminta hingga 20 ribu, namun rata rata masih diangka 50 ribu rupiah. Kartu prabayar seperti flazz, mandiri prabayar bisa digunakan untuk transaksi tanpa nilai minimum. Saat ini berkembang metode baru penggunaan smartphone seperti layanan ecash, dan NFC yang lebih canggih. Ecash sendiri memungkinkan orang yang tidak memiliki rekening bank untuk saling transfer dan mengambil uang nya di atm. Sedangkan NFC memerluka chip khusus dan teknologi tinggi yang baru ada di smartphone canggih. 

Salah satu tetangga kita yang sudah menerapkan cashless ini Singapura misalnya. Pembayaran transportasi, baik ERP (jalan raya berbayar), MRT, Bus, Taxi dengan menggunakan satu kartu ez-link. Cukup dengan didekatkan ke sensor maka otomatis membayar transportasi tersebut. Di Indonesia sudah diterapkan pada Commuter line dan Transjakarta. Hal serupa juga sudah diterapkan pada Trans Jogja dan Batik Trans di Solo. Sayangnya belum semua kota menerapkan hal ini. Salah satu manfaat dari cashless ini adalah mengurangi adanya kemungkinan korupsi, atau pungutan liar. Manfaat lainnya pengguna dan penjual tidak direpotkan dengan adanya uang recehan seperti yang selama ini terjadi. Jadi mungkin suatu hari nanti kita tidak lagi memberikan uang saku pada anak kita, tapi kartu yang bisa kita monitor berapa jumlahnya dan jajanan apa saja yang telah dibeli. 

Berbagi Inspirasi Episode 3

-Hormati dan Hargai Tetangga-

Salah satu budaya Indonesia yang mungkin mulai tergerus jaman adalah rasa hormat, saling tolong menolong dengan tetangga. Kehidupan modern banyak membuat kita lebih individualis, disadari atau tidak. Padahal dalam kenyataan manusia tetaplah manusia, makhluk sosial yang butuh teman. Orang yang mungkin pertama kali akan menolong kita jika ada masalah ya tetangga. 

Coba misal ketika ada kebakaran di rumah, apa mungkin kita akan menunggu pemadam kebakaran tiba, baru dipadamkan. Tetangga anda pasti yang akan menolong anda duluan. Ketika anda sakit dan seorang diri, maka tetangga anda yang akan membawa ke dokter. Beberapa jam lalu baru merasakan kisah nyata bahwa begitu hebatnya sikap tolong menolong kita, di tengah arus modernisasi ini, masih ada tetangga yang sangat perhatian dengan membawa nenek tua sebelah rumahnya untuk berobat. Nenek itu hidup seorang diri, tidak ada suami ataupun anak. Coba kalo tidak ada tetangga yang peduli mungkin akan terus menderita seorang diri. 

Hikmahnya:
Disadari atau tidak, banyak dari budaya kita yang baik. Salah satunya menghormati tetangga. Tidak semua budaya asing baik, dan tidak pula semua budaya kita buruk. Namun, ketika ada yang memang baik menurut hati nurani anda, maka itu baik. Seorang Ari Ginanjar, pecentus ESQ, mengajarkan rumusan 165. Salah satu yang paling inti (1) dalam sikap adalah hati nurani, kebenaran, nilai universal. Maka jika anda bingung baik atau tidak,  ada pandangan universal di dalam hati manusia yaitu nurani tadi. Jika mungkin nurani kita tidak bisa berkata mana baik mana buruk, berarti hati kita sudah banyak dikotori oleh penyakit hati. 


Sunday, December 8, 2013

Cerita Dokter (Bagian 1)

Apa yang paling membahagiakan bagi seorang dokter? Pengalaman saya hampir 2 tahun ini benar benar jadi dokter, hal yang paling membahagiakan ternyata saat pasien itu sembuh. Saat pasien bisa pulang dengan tersenyum. Pernah, pada suatu hari saat sedang di Puskesmas ada pasien yang terkena kanker stadiumnya sudah lumayan lanjut, sudah putus asa. Beliau sudah tidak mau berobat lagi ke RS, alasanya tidak ada lagi harapan, tidak ada perubahan juga. Beliau mencoba ke Puskesmas karena dia tidak tahan akan banyaknya cairan yang keluar dari dadanya. Beliau bilang hanya ingin agar cairan dari dadanya bisa berhenti, tidak keluar cairan yang mengerikan. Kita tentu paham, obat obatan di Puskesmas bukan hanya terbatas, tapi juga sangat minim dan sederhana. 

Pasien ini ada dalam fase paliatif, menghilangkan nyeri dan dia tetap bisa menikmati hidupnya sudahlah sangat baik. Kita berikan obat yang sangat sederhana, sambil berdoa saja. Karena yang menyembuhkan bukan kita. Kalo dipikir apa ya mungkin obat kayak gini bisa mengurangi penderitaanya, obat sangat sederhana. Tapi apa yang terjadi, seminggu kemudian, beliau datang dengan wajah berseri, dan dengan bangga bilang, "Dok, lukanya sudah sembuh, saya sudah bisa jalan lagi, saya sudah tidak sakit lagi". itu rasanya mungkin lebih dari sekedar uang berapapun yang anda terima. Pasien tersenyum, dia bisa ceria lagi, bisa kembali menikmati hidupnya bahkan di akhir hidupnya, itu adalah hal paling membahagiakan bagi dokter. Namun, tetaplah kita harus ingat bahwa kesembuhan ini bukan dari dokter, jadi yah baik pasien mau dokternya harus sama sama berucap Alhamdullillah. :) 

Berbagi Inspirasi Episode 2

-Manfaat Nasehat-

Sebuah kisah nyata. Pernahkah kita memberikan nasehat kepada seseorang untuk berbuat kebaikan. Sederhana saja, ketika anda menasehatkan kepada teman anda,”tolong anda jangan makan makanan tersebut karena tidak baik bagi diri Anda”. Suatu ketika anda ingin makan makanan itu, karena menurut anda tak apalah kan hanya sekali. Ketika niat untuk memakan makanan yang tidak baik sudah di depan mata, tiba tiba orang tersebut lewat dan menyapa anda. “Pagi, Pak”. Pasti akan timbul rasa, “wah, iya juga kan saya pernah menasehatkan tidak boleh makan ini, malu juga ya, akhirnya tak jadi makan makanan tersebut.” Baiknya, anda bisa tetap menjaga kesehatan anda kan.

Hikmahnya:
Terkadang orang takut memberikan nasehat, atau mengingatkan saudara kita yang salah. Takut, jika nanti ternyata kita juga berbuat yang sama. Padahal justru dengan kita memberikan nasehat yang baik, diri kita akan termotivasi untuk memberikan contoh kebaikan pula. Seorang ustadz pasti akan lebih berusaha untuk sholat tepat waktu karena selalu mengingatkan untuk sholat tepat waktu juga. Jadi, jangan takut memberikan nasehat ya, meski dia orang hebat pun, atau kamu anggap sempurna tetaplah dia manusia yang perlu diberikan nasehat. 

Saturday, December 7, 2013

Berbagi Inspirasi Episode 1

Seorang anak muda sedang duduk menanti kereta yang akan membawanya pergi ke kota tujuan. Dari kejauhan ada bapak bapak yang kebingungan. Bapak itu menghampirinya, dia menawarkan jam tangannya kepada anak muda. “Nak, tolong bapak, bapak tidak punya uang untuk pulang”, kata bapak itu. Lantas dia bercerita jika istrinya sakit dan dia harus segera pulang, namun tidak ada uang yang tersisa di sakunya. Bekalnya sudah habis, bahkan ia bercerita jika semalam terpaksa menginap di stasiun. Ada rasa iba di hati anak muda tersebut.

“Pak, berapa kira-kira uang yang bapak perlukan?”, “kira 25 ribu nak, 5 ribu untuk naik kereta ini, dan 20 ribu untuk naik ojek, karena rumah bapak jauh sekali.” “Maaf pak, saya hanya punya uang 30 ribu, uang lainnya untuk bekal saya pulang juga pak”. Tidak apa2 anak, ini silahkan bawa jam tangan bapak”. Tak perlu pak, bawa saja jam tangan bapak, bawa aja uang ini untuk bekal bapak, syukur masih bisa untuk makan bapak siang ini.” “ Semoga Allah membalas kebaikanmu nak”. “Amin..” Tak pernah disangka bahwa uang itu akhirnya dikembalikan dalam jumlah yang berlipat lipat beberapa hari kemudian. Anak muda itu mendapatkan hadiah dari sebuah bank, berupa barang yang nilainya jauh lebih besar.


Hikmahnya: Terkadang kita bisa menghabiskan uang jutaan rupiah hanya untuk sekedar barang yang tidak penting, namun ketika kita memberikan uang puluhan ribu untuk amal kebaikan terasa sangat berat. Tidakkah kita sadari uang yang kita berikan untuk amal kebaikan tak akan pernah berkurang, bahkan akan dikembalikan berlipat lipat, baik di dunia apalagi kehidupan setelahnya. 

Tips Cari Tiket Pesawat Murah

Salah satu biaya yang cukup besar saat anda ingin bepergian adalah ongkos transportasi. Transport yang menjadi pilihan di masa kini adalah pesawat. Sayangnya beberapa maskapai penerbangan masih memasang tarif yang cukup mahal. Bayaknya maskapai baru berjenis LCC (low cost carrier) membantu bagi kita yang ingin bepergian cepat dengan pesawat denga tarif murah. Ada beberap tips untuk menekan biaya transportasi udara.
  1. Gunakan website yang menyediakan jasa untuk membandingkan tarif pesawat pada hari yang sama. Semisal traveloka.com, tiket.com, wego, dan lainnya. Biasanya mereka sudah menampilkan biaya total, namun adapula yang belum mencantumkan semua biaya. 
  2. Setelah anda menentukan penerbangan yang anda pilih ada baiknya bandingkan dengan website serupa misal tiket.com dengan traveloka.com. Serta cek langsung biaya yang ditarik oleh maskapai tersebut di web resminya, misal langsung cek airasia.com, lionair.co.id. Pengalaman saya pada website traveloka sudah mencantumkan total biaya, dan proses cukup cepat, kurang dari satu jam e-tiket sudah diterima dan siap di print. Jika menurut anda pada website resmi lebih mahal bayar langsung dari website resmi, dan jika dari pihak ketiga lebih murah tidak ada salahnya anda memilih jasa pihak ketiga semisal traveloka, tiket.com.
  3. Maskapai tertentu juga mengijinkan tanpa bagasi, dalam artian hanya diijinkan membawa bagasi kabin. Ini bisa dijadikan pilihan bagi yang ingin bepergian 1-2 hari langsung pulang, jadi bisa kita kosongkan bagasi menjadi 0 kg. 
  4. Perhatikan juga cara pembayaran. Hampir semua maskapai di dunia menerima kartu kredit, baik VISA atau MasterCard. Namun penggunaan kartu kredit ini juga berpotensi adanya charge tambahan. Beberapa bahkan meminta hingga 50 ribu untuk processing fee. Kelebihan menggunakan pihak ketiga pilihan pembayaran lebih banyak dan biasanya mereka tanpa meminta tambahan biaya. Atau solusi lain anda bisa menggunakan layanan clickpay, semisal mandiri clickpay, KlikBCA, CIMB clickpay, dan sejenisnya, karena mereka  biasanya tidak meminta tambahan processing fee. Maskapai seperti Air Asia sudah menyediakan BCA, Tiger Mandala juga menyediakan mandiri clickpay tanpa biaya tambahan. 
  5. Pada saat pemilihan kursi, pilih saja kursi standar tidak perlu pilih hot seat. Atau jika anda ingin mendapatkan view yang bagus pilih saja kursi di dekat jendela.
  6. Biaya asuransi bisa anda kosongi yang dalam artian mengurangi biaya tambahan. Asuransi nya diganti dengan sedekah saja, atau berdoa, pilihan yang menarik.
  7. Usahakan menggunakan layanan e-check-in, web check-in, atau sejenisnya. Beberapa maskapai meminta tambahan biaya jika anda melakukan check-in di bandara. Air Asia bahkan meminta hingga 30 ribu jika check in dilakukan dibandara. Lebih di rumah, dari web check-in, kemudian print boarding pass anda. 
  8. Jika anda perhatikan penerbangan dari Indonesia ke luar negeri, biaya kembali jauh lebih mahal. Hal ini karena pada bandara di Indonesia, baru maskapai Garuda Indonesia yang sudah memasukkan airpot tax dalam tiket, sedangkan pada bandara dari luar negeri misal Changi, Singapore, tiket sudah termasuk airpot tax.
  9. Usahakan tidak membawa barang barang yang berpotensi terkena biaya tambahan, bagasi secukupnya, dan tentu jangan sampai anda terlambat datang ke bandara.
  10. Tips diatas setidaknya bisa mengurangi biaya penerbangan dalam satu kali terbang hingga 100-300 ribu.
Selamat berlibur, semoga bermanfaat. 

2014 FIFA World Cup Final Draw

Hasil Undian Grup Piala Dunia Brazil 2014  
FIFA World Cup 2014, Final Draw Result 


Friday, December 6, 2013

Manusia, Dokter dan Teknologi

Kemajuan ilmu pengetahuan membawa kita semua dalam kehidupan yang serba komputer. Pekerjaan menghitung yang dulunya dilakukan manual sekarang tinggal sekali klik selesai. Bahkan sebuah analisa ilmiah tingkat tinggi pun sekarang hanya dalam hitungan detik terselesaikan. Teknologi dalam bidang kesehatan maju sedemikian pesatnya. Zaman bedah tanpa anastesi ataupun dengan memukul kepala bagian belakang hingga pingsan hanya tinggal kenangan. Alat-alat anastesi modern sudah begitu banyak dimanfaatkan, baik di rumah sakit besar atau bahkan di rumah sakit kabupaten sekalipun. Kemajuan ilmu komputer juga sudah memberikan kemudahan dalam operasi bedah jantung yang nantinya mungkin dapat dilakukan oleh sebuah mesin yang dikerjakan oleh dokter ahli bedah di balik layar.

Semua kemajuan tersebut diatas, terkadang menimbulkan kekhawatiran. Bagaimana nasib dokter kedepan. Akankah suatu saat nanti dokter hanya tinggal kenangan? sebuah pertanyaan yang kadang sempat terpikir oleh dokter-dokter dan calon dokter masa depan. Kita tentu tahu secanggih apapun alat-alat tersebut. Mereka semua hanyalah alat yang akan bergerak dengan manusia, kita jugalah yang memasukkan perintah. Ilmu kedokteran adalah art, seni tingkat tinggi. Tidak lah mungkin seorang yang panas badan, bisa semua dengan mudah diberikan paracetamol, belum lagi dosis obat dan sebagainya. Setiap individu manusia itu unik, punya rasa, jiwa dan kemauan. Orang dari Surabaya mungkin punya pemahaman berbeda tentang bagaimana cara minum obat dengan orang dari daerah lain misalnya. Minum obat dengan teh, beberapa obat bahkan berkurang fungsinya ketika diminum dengan teh, belum lagi masalah kejiwaan yang hanya bisa didalami dengan rasa juga. 

Manusia sangatlah complicated, tak sesimpel yang kita bayangkan. Itulah kenapa banyak dokter-dokter senior yang sungguh terlihat sangat mudah dalam memeriksa pasien, pengalaman dan jam terbang sangat dibutuhkan di bidang ini. Dan prinsing long life learning, tak dapat ditinggalkan. Ilmu kedokteran akan semakin berkembang, bahkan kata seorang dokter senior saya hari ini, ada 10 jurnal baru minimal yang beredar tiap harinya. Mungkin kita akan gila kalo cuma mengikuti perkembangan tanpa tahu kemampuan kita yang terbatas. Manusia hanyalah berusaha, Allah lah yang menyembuhkan. Jangan pernah ada sombong di hati kita semua para dokter, dan calon dokter, karena ilmu kita juga terbatas. Tetap belajar, dan belajar.


Jangan Takut Untuk Berobat

Terkadang kita merasa takut harus berobat ke dokter, dengan berbagai macam alasan. Ada yang takut nanti biayanya mahal, atau takut jika nanti berobat, kita tahu penyakitnya, justru tidak akan tenang. Sebuah pemahaman yang cukup keliru tentunya. Kesehatan memang mahal harganya, bahkan tak ternilai. Berapa banyak oksigen yang harus kita gunakan tiap harinya, kita gratis karena kita bisa langsung menghirup. Saudara-saudara kita yang kurang beruntung harus membayar mahal untuk oksigen ini.

Alasan mahal memang masih dapat dimaklumi, namun sebenarnya bagi warga masyarakat yang kurang mampu program Jamkesmas, sungguh sangat luar biasa menurut saya. Sebagai seorang yang bergelut di dunia kesehatan, saya sering terkagum dengan jumlah obat dan fasilitas yang jika dirupiahkan harganya kita tak pernah bayangkan. Obat-obatan dengan harga jutaan rupiah pun terkadang ada yang bisa dibayar dengan gratis dengan Jamkesmas tadi. Memang mungkin kelas yang didapatkan hanyalah kelas tiga, namun menurut saya sesungguhnya kita perlu apresiasi hasil kerja keras pemerintah saat ini.

Alasan yang kedua ini, mungkin banyak diungkapkan oleh orang-orang yang cenderung memiliki pengetahuan yang cukup. Jika orang tahu bahayanya kanker, ketika dirinya merasa ada benjolan mungkin akan menjadi was-was, dan akibatnya akan merasa takut dan malas ke dokter karena takut akan ketahuan. Ini hal yang nyata namun aneh, karena setiap penyakit yang datang dalam kondisi dini, justru lebih mudah dan lebih baik untuk ditangani. Penderita kanker stadium awal dengan penanganan terapi yang tepat kemungkinan sembuh sangat besar dibandingkan dengan stadium akhir yang sudah menyebar ke seluruh sistem organ tubuh orang tersebut.

Kita kadang tahu hal ini, namun susah untuk melaksanakan. Karena kita tak menghargai kesehatan kita sendiri. Kita tahu bahwa sesugguhnya manusia haruslah tetap berusaha, namun Allah yang menentukan. Jika kita berusaha tidak, bagaimana mau sembuh. Segera berobat jika merasa ada yang salah dengan tubuh Anda, lebih cepat anda berobat, lebih murah, dan lebih baik kemungkinan untuk sembuh total.